14.2.12

Bittersweet

Kembali melewati hari ini. 14 Februari.

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, selalu ada perasaan campur aduk melewati tanggal yang satu ini. Tunggu dulu, perasaan tidak menentu bukan karena ini adalah hari penuh nuansa pink dan kisah cinta dan tuntutan untuk menjadi sangat romantis tetapi karena buat aku hari ini adalah hari perayaan hidup. 

Besar dalam keluarga yang sangat memperhatikan tanggal-tanggal penting membuat aku mempunyai harapan tertentu pada tanggal-tanggal khusus itu. Tidak pernah terlalu berlebihan tetapi harapan itu selalu ada. Harapan untuk menjadikannya istimewa dan spesial. Harapan untuk menjadikannya penuh kebahagiaan dan sukacita. Harapan untuk menjadikannya hari penuh ucapan syukur.

Kenyataan memang tidak selalu seperti harapan. Hidup memang seperti itu. Bittersweet. Pahit dan manis menjadikan semuanya lengkap. Selama semua itu dalam proporsi yang tepat dan seimbang. Selama lidah kita terbiasa untuk menikmati keduanya. Sama seperti belajar menikmat makan daun pepaya pakai daging cincang atau makan paria dengan siomay. Enak. Pas.

Sampai tahun 2009, aku selalu menulis di tanggal ini atau tepatnya tentang tanggal ini. Ketiadaan tulisan di tanggal ini di dua tahun ke belakang menggambarkan perjalanan panjang yang terjadi di dua tahun terakhir. Sebuah lingkaran penuh yang baru saja dijalani. 

Bittersweet indeed. Mari dinikmati.

1.2.12

"You sing a sad song just to turn it around"


Minggu-minggu penuh kelelahan dan juga tekanan luar biasa. Awal tahun yang secara mengagetkan memberi begitu banyak hal yang harus dipikirkan. Bolehkah aku menjadikan tempat ini sebagai ruang hablay tidak penting dengan segala kepusingannya?