17.4.11

Akhir Pekan

Dari banyak hal yang bisa dilakukan di akhir pekan, aku paling doyan untuk diam di rumah, nonton televisi dan tidur. Cukup bahkan mungkin tidur yang berlebihan. Itu lebih baik.

Akhir pekan ini adalah campuran antara bekerja dan bersenang-senang. Aku menghabiskan beberapa jam di hari Sabtu dan Minggu untuk membereskan urusan kantor. Bukan sesuatu yang aku pilih dengan senang hati, tapi toh dilakukan tanpa beban juga sih.


Sebagian besar waktu di luar urusan kerja itu, aku masih bisa menyalurkan hobi akhir pekan untuk bermalas-malasan. Seperti biasa, berakhir dengan perasaan menyesal.

Bagaimana tidak menyesal, menjelang akhir pekan, otak aku sudah penuh dengan hal-hal yang bisa dan harus dilakukan di akhir pekan. Membereskan rumah adalah salah satu yang rutin ada di daftar tunggu. Aku gilir sih. Ruang tengah, lemari pakaian, dapur dan kamar mandi. Tempat tinggalku toh tidak besar, tapi karena ini bebersih akhir pekan, aku butuh waktu yang lebih lama. Jadi, aku melakukan jadwal bergilir seperti itu. Dengan catatan, aku tidak sedang malas atau tidak harus ke Bandung. 

Akhir pekan kali ini, selain membereskan dapur dan kulkas, aku merapihkan kotak perkakas dan tumpukan DVD. Tepatnya, memisahkan DVD film horor itu, membungkusnya dengan kertas HVS, memberi tanda dan memastikan aku tidak perlu melihat sampul DVD itu pada malam-malam di depan.

Dari banyak hal yang ingin aku lakukan di akhir pekan, ada satu yang sudah 2 bulan terakhir tidak berhasil aku lakukan. Berjalan keluar rumah barang 5 menit untuk mengunjungi gym terdekat. Lari atau berenang barang satu atau dua jam *mengambil napas super panjang*. Ini sudah menjadi semacam cita-cita di atas langit saking tidak pernah terwujud! Kalau hari kerja ada berbagai macam alasan untuk menghindari gym, tetapi di hari libur kok ya malah lebih banyak lagi alasan untuk itu.

Aku sendiri tidak habis pikir, sampai beberapa waktu yang lalu, aku merasakan kebutuhan luar biasa untuk selalu bergerak. Aku bahkan pernah menghabiskan waktu istirahat makan siangku untuk melakukan cardio barang 40 menit dan kemudian makan siang di depan komputer sambil bekerja. Tiga kali seminggu, aku harus pergi sebelum jam 6 pagi untuk bisa memulai latihan sebelum ke kantor. Sekarang, di saat gym hanya 5 menit dari rumah, aku seperti punya 1001 alasan untuk menghindarinya.

Saat ini, sudah hampir jam 8 malam. Sebetulnya aku masih bisa olahraga barang sejam disana. Tinggal ganti pakaian, berjalan kaki barang 5-10 menit dan sebelum jam 10 aku sudah selesai berolahraga dan tiba di rumah. Tapi *mengambil napas super panjang kedua* aku malah ada disini, menulis blog, sambil membereskan pekerjaan kantor yang akan dibahas besok siang (alasan ya)*. 

Ah, 48 jam di akhir pekan memang tidak pernah cukup untuk segudang impian. Paling pas buat bermalas-malasan. Bayangkan kalau saja jam bisa berjalan sedikit lebih lambat pada hari Sabtu dan Minggu. Atau, mau temani aku untuk berenang malam ini?



*halaman FB juga terbuka loh


No comments:

Post a Comment