17.11.08

Dua Sisi Mata Uang

Ketika masih ikut kursus, aku belajar melakukan verifikasi. Waktu itu, aku masih mangkel dengan peristiwa ultimus dimana berita bisa dikeluarkan tanpa ada upaya verifikasi terlebih dahulu. Tapi, kemudian aku belajar bahwa hal itu memang sudah menjadi kewajaran. "Naikkan saja dulu, perbaiki kemudian", begitulah kurang lebih prinsip yang dipakai.

Ah, konon setiap peristiwa selalu punya dua sisi, seperti halnya mata uang. Untuk satu kisah, bisa ada dua cerita yang tampak bertolak belakang. Memperoleh kedua sisi cerita tersebut menjadi penting untuk mendapat gambaran penuh dari sebuah peristiwa. Tanpa verifikasi, sebuah cerita bisa jadi salah, atau tidak imbang. Mengemukakan kedua sisi sebuah cerita, dengan verifikasi kepada setiap pihak yang terlibat akan membuat mereka yang membaca dapat membuat "informed decision". Terserah mereka, mau memutuskan memihak kepada siapa. Terserah mereka, mau melihat peristiwa tersebut sebagai peristiwa baik atau buruk. Terserah mereka, mau mengambil keputusan apapun atas informasi penuh.

ps: memang enak punya blog, tulis suka-suka, tak perlu verifikasi dan bisa memainkan kata sesuka hati sambil cari balad. Iya tokh?