23.5.08

Ruang Goler di Kantor

Sirik rasanya pada para perokok yang bisa punya alasan untuk keluar ruangan atau keluar gedung untuk bisa menghirup nikotin itu. Terutama di gedung yang memberi ruangan khusus bagi pecandu nikotin itu. Jangan salah, aku tidak betul-betul sirik bahwa dengan kotak yang sering tidak manusiawi dalam luas terbatas yang berisi asap-asap dari rokok-rokok itu. Aku hanya sirik kepada keberadaan alasan untuk keluar meja, dan keberadaan ruangan khusus walaupun minimalis.

Aku mendambakan bisa bilang, maaf aku mau ke ruang tidur/ baca/ sofa di depan sana. Kepala mumet, pengen baca buku sambil goler-goleran sebentar saja barang 10 menit. Kalau aku punya kantor sendiri, tidak cukup ada ruangan perpustakaan, tapi harus ada ruangan dengan sofa super enak lengkap dengan berbagai majalan terbaru dan mesin pembuat berbagai minuman.

Hmmm, bukan ide bagus, karena aku bisa berakhir ketiduran dan tidak bekerja ya. Sudahlah lebih baik hari Sabtu bangun lebih pagi, membaca berbagai majalah atau buku sambil bermalas-malasan di ranjang kesayangan. Berharap ada yang mengantar secangkir kopi hitam panas, pekat dan pahit. Syukur-syukur dengan peluk dan kecup.

Stop!

Kembali bekerja, tinggal sebentar lagi kok dan untuk kamu semua... SELAMAT AKHIR PEKAN!

Janji akan Ingatan

Thinking back when we first met
I remember what You said,

You said You never leave me


Sebuah janji bisa menjadi kekuatan, untuk melangkah, untuk melakukan banyak hal.Disisi lain, sebuah janji bisa membuat sesuatu hancur, ketika janji itu tidak bisa lagi dipegang dan ditepati. Demikian juga dengan ingatan. Kenangan yang ada bisa menjadi kekuatan untuk melangkah tetapi juga bisa membunuh langkah yang baru mau dilakukan.

Semua terletak pada janji dan ingatan itu sendiri. Gombal adalah janji berlebihan yang keluar dengan mudah tetapi sulit terwujud sedangkan selalu teringat-ingat akan kenangan di belakang membuat orang terperangkap.

Aku percaya, janji itu akan selalu ditepati, karena dia bukan tukang gombal. Perjalanan hidupku adalah bukti perwujudan janji-janjinya. Kenangan yang dibelakang tidak pernah aku hapus, bukan karena aku berkubang di kenangan, karena itu selalu menjadi kekuatan untuk maju dan menanti janji. Kenangan indah yang bukan sekedar lucu-lucuan untuk diingat dan disimpan bukan untuk terus menerus menahan.

Ingatan membuat aku percaya janjiNya akan selalu ditepati.


And I'm not gonna rest,
until
You choose me and use me.

- home, brian mcknight-