22.5.08

Tidak Penting Sama Sekali

Untuk segala sesuatu ada waktunya, dan itu berarti ada waktu untuk menulis berbagai hal tidak penting yang tiba-tiba melintas di tengah rasa ngantuk di kantor.

* Baru sadar bahwa aku tidak punya bra warna kulit atau coklat kecuali korset untuk kebaya. Soalnya aku tidak suka daleman dengan warna coklat. Aku punya warna hitam, putih, broken white, merah, biru dan ungu. Urutan warna disesuaikan dengan tingkat rasa suka. Sekarang terpaksa harus berburu, supaya bisa pakai baju baru itu dan gak "nemplak".

* Kalau bersalah, orang cenderung melakukan hal yang berlebihan dan malah membuat kesalahan jadi semakin tampak. Ini termasuk, berlebihan dalam memberi perhatian. Baru ketemu harus sun pipi atau tiba-tiba kirim sms penuh perhatian sembari menikam dari belakang.

* Hari gini, sulit menghapus apa yang sudah tertulis, terutama di dunia maya. Ada berbagai cara yang memastikan bahwa semua akan selalu terekam. Ya, menyesal kemudian tidak berguna, jauh lebih baik untuk senantiasa berhati-hati.

* Termasuk berhati-hati untuk berpikir bahwa apa yang kamu lakukan tidak diketahui oleh siapapun. Mari bergabung menjadi kelompok lima sekawan sembari jalan-jalan dengan sepeda membawa limun jahe dan irisan roti berburu para narsis di luar sana.

* Minum kopi dan makan bersama dengan orang yang tinggal di luar kota atau di luar negara tempat kita tinggal lebih mungkin terjadi ketimbang melakukan hal itu dengan orang yang tinggal satu kota dan bahkan berada pada satu bangunan.

* Menghabiskan uang banyak lebih mudah dilakukan lewat beberapa kali transaksi belanja barang-barang tidak penting ketimbang satu kali transaksi senilai sama untuk barang yang penting



Mari kita pulang, sudah tiga menit menjelang jam 5. Rekor bisa pulang teng go, nih.