13.11.08

Tidak Ada Buku Lanjutan?

Pertama kali, aku mengenalnya lewat Rising Sun. Dipinjam lewat seorang kawan, dibaca selama perjalanan berlibur ke Anyer, belasan tahun yang lalu. Sebuah film dengan judul yang sama sudah nongol di bioskop, tapi aku tidak pernah melihat film itu. Rising Sun aku kenal lewat buku, dan aku menikmati setiap halamannya.

Sekembali ke Bandung, aku main ke Taman Bacaan Hendra di Jalan Sabang (masih ada gak ya?) dan berburu buku-buku lainnya. Kali ini, justru aku membaca buku yang ditulis dengan nama pseudo yaitu A Case of Need. Sebuah buku yang bercerita seputar pro dan kontra kasus aborsi. Buku yang memukau menurut aku. Buku itu mampu membuat aku lebih memahami kenapa ada yang orang yang bisa begitu pro, dan ada orang yang bisa begitu kontra. Menurut aku, inilah penyebab aku menyukai buku-bukunya. Setiap buku bukan saja diteliti secara menyeluruh tetapi juga mampu memberi gambaran terhadap sisi-sisi lain yang jarang terungkap. Tidak heran, buku-buku dia umumnya memiliki daftar pustaka yang panjang, dan juga beberapa seri lampiran!

Aku sering tidak merasa sedang membaca buku fiksi. Buat aku, sebagian besar bukunya berisi fakta yang diramu dan ditulis dalam tutur kata bercerita. Tidak jarang ada berbagai catatan kaki di dalam bukunya. Salah satu yang kontroversial adalah State of Fear. Sebuah buku yang bercerita tentang konspirasi para pengkampanye isyu lingkungan. Sebuah buku yang menggambarkan bagaimana sebuah tsunami diciptakan sedemikian rupa supaya isyu global warming punya bukti dan menjadi berbunyi. Buku ini keluar di tahun 2005, dimana di akhir 2005 tsunami terjadi salah satunya di Indonesia. Sebuah pidato panjang terkait dengan isyu ini dibuat dan diberi judul "The Case for Skepticism on Global Warming".

ER adalah salah satu film seri yang aku gemari. Dia adalah penciptanya. Dia memang seorang dokter yang beralih menjadi novelis. Berbeda dengan Grisham dengan buku-buku yang hampir semuanya berkisar tentang masalah hukum, dia menulis buku dengan topik yang sangat luas. Kedokteran, hukum, komputer, nano-teknologi, lingkungan dan banyak lagi. Kalau saja aku bisa mengintip rak bukuku di Bandung...membaca buku-bukunya membuat aku mendapat banyak hal baru dengan cara menyenangkan.

Next adalah buku terakhirnya. Tetapi tampaknya tidak akan ada next book - buku selanjutnya - dari dia.




Selamat jalan Michael Crichton. Sedih rasanya, tidak ada lagi yang ditunggu setiap tahunnya.