6.6.07

Dum Belle

Pagi ini, inbox aku menerima pesan ini


Temans,

Dua hari yang lalu, Rodolfo Delarmente, komposer Dum Belle, memberikan
komentar ini di video Dum Belle-nya ITB Choir di Vimeo:

"Congratulations ITB Choir! This is Prof. Rodolfo Delarmente, the composer
of Dum Bele. This is one of the best interpretations so far that I've
heard from a foreign choir who sang this. Please accept my admiration and
appreciation."

http://vimeo.com/clip:147040

Wah, senangnya :-)
-rino

Langsung buru-buru ke alamat itu, mendengarkan dan nyaris menangis (bo, di kantor, tiadalah mungkin menitik-nitikan air mata!). Mengingat perjalanan disana (yang akhirnya bisa dilakukan, mengingat aku absen latihan 1,5 bulan untuk urusan pekerjaan), tapi terutama teringat kenikmatan dan kepuasan pada saat bernyanyi. Bukan hanya pada saat perlombaan atau konser, tapi justru pada saat latihan. Karena, percayalah, pada saat lomba dan konser, semua terasa begitu cepat. Sep! Latihan berbulan-bulan terbayarkan.

Pada saat bernyanyi, menikmati lirik dari sebuah lagu, menikmati melodi dari sebuah lagu, menerapkan berbagai teknik yang sudah diketahui, secara bersama-sama (catat: paduan suara, musti bareng-bareng dong).

Pada saat Mas Indra, dirigen kami, mulai mengangkat tangan, memberi aba-aba untuk memulai nyanyian. Rasanya, semua berjalan begitu indah. Aku tinggal melihat Mas Indra, merasakan kehadiran (dan suara tentunya) dari teman-teman yang lain, merasakan lagu dan musik, dan bernyanyi. Menyenangkan sekali.

Sungguh, ternyata itu jadi barang mewah untuk aku. Niat ikut les, keinginan berlatih dan ikut konser, akhirnya hilang begitu saja. Aku masih terima email tentang bahan untuk latihan (untuk konser), tetapi tidak ada satupun yang membuat aku begitu sedih seperti surat Rino di atas.

Ya, aku bukan lagi pekerja lepas dengan waktu suka-suka. Ketika sebuah pilihan dibuat, pasti ada harga yang harus dibayar (terutama saat aku tidak begitu kuat mengatur waktu seperti yang aku bayangkan). Saat ini, aku hanya bisa menikmati lagu itu via vimeo.

Terimakasih Rin, ini mengingatkan aku, kenapa aku juga suka bernyanyi.