12.4.07

Rindu Bandung

Minggu ini, aku rindu banget Bandung.
Rindu hidupku di Bandung.
Rindu tinggal di Bandung.

Hasilnya, konsentrasi berada di tingkat paling rendah, dan mengantuk mengambil peringkat pertama di minggu ini.

Bawaanku mikir, kenapa bisa ya? Apa mungkin:
  1. Liburan akhir pekan kepanjangan. Haaaaa? Libur itu gak pernah terlalu lama kan ya, yang ada selalu kurang. Tapi hipotesisku, libur terlalu lama membuat mood liburan terlalu lama bercokol dan untuk menyalakan kembali sistem-sistem penting untuk bisa bekerja ternyata butuh waktu panjang.
  2. Aku tidak sempat punya hari tidur. Biasanya libur cuma 2 hari. Di hari kedua, hari Minggu, aku menghabiskannya hanya untuk tidur. Memang sih, liburnya lebih lama satu hari. Hanya saja, aku terlalu banyak mau. Yah, jadinya lebih banyak sibuk ini itu, niat ketemu ini itu. Tidur seharian? Mana mungkin.
  3. Bandung macet dan terlalu banyak mau adalah komposisi yang tepat untuk menghasilkan sakit kepala berkepanjangan. Soalnya banyak janji gak kesampaian. Banyak kegiatan batal dilakukan. Walhasil, aku uring-uringan sepanjang akhir pekan kemarin.

Dooh, Jakarta-Bandung memang hanya 2 jam jauhnya, bukan berarti gak boleh homesick kan?