20.6.06

So What! Emang Gue Pikirin…

Setahun setengah yang lalu, ketika terjadi gempa-tsunami di Aceh, beramai-ramai orang melakukan berbagai hal atas nama kepedulian. Beberapa waktu lalu, ketika terjadi gempa di Yogya-Bantul, beramai-ramai orang kembali melakukan berbagai hal atas nama kepedulian.

Apa jadinya kalau tiba-tiba diantara kepedulian itu, seseorang berkata: aku tidak perduli. Bodo amat dengan mereka, emang gue pikirin. Kebayang deh, semua orang akan segera mengecam orang tersebut.

Apalagi berani-beraninya menjadikan tempat yang terkena bencana itu jadi lokasi liburan. Turis bencana, gitu istilahnya ya?

Makanya, mendingan jadi turis beneran, deh, yang cuman bersenang senang kayak yang aku kerjakan di Sabang. Kata siapa loh, bersenang-senang itu tidak menolong? Kan aku belanja, menyewa alat snorkelling, beli bensin, naik angkot. Semuanya pakai duit yang kemudian diterima oleh orang Sabang. Duit loh! Membantu pemulihan kegiatan ekonomi kan.

Buat aku, miris rasanya ketika orang beramai-ramai perduli pada orang yang tidak dikenal, yang begitu jauh, tapi tidak sanggup perduli pada orang terdekat, orang yang dikenal. Atau bahkan, lebih gampang lagi, bagaimana orang mau perduli orang lain, kalau ke diri sendiri saja tidak perduli?

Apakah bisa, menyayangi orang, ketika ibu/bapak/suami/istri/kakak/adik/anak dalam kondisi yang seharusnya lebih butuh perhatian kita? Atau, apakah bisa menyayangi orang tapi kita tidak perduli bahwa sahabat di samping kita sudah dalam kesusahan yang tidak sanggup lagi dia tahan. Kalau ada pepatah: debu di ujung sana keliatan, tapi gajah di pelupuk mata tidak keliatan, bisa jadi itu berlaku untuk kegiatan tolong menolong. Lebih mudah menolong yang jauh, yang terlihat besar, ketimbang menolong dari lingkungan terdekat.

Apakah berarti, ketika seseorang tidak perduli dengan bencana, maka orang itu adalah orang yang egois dan tidak perduli?

Bahagia kalau memang dimampukan mengasihi orang yang bahkan tidak kita kenal dan jauh dari kita, tetapi coba lihatlah lebih dekat.

Makanya aku bilang, aku tidak perduli dengan semua bencana itu, so what gitu loh! Apa reaksi kamu, coba?



Ps: untuk yang tanya-tanya apa yang aku lakukan di Aceh, aku mencoba melakukan sesuatu yang berhubungan dengan pemulihan ekonomi. Aku menyenangi apa yang aku kerjakan disana, karena aku tidak perlu merekayasa hasil apapun, dan pekerjaanku akan terlihat kegunaannya dalam 18 bulan ke depan.