9.5.06

Menu Malam ini: Tuna Jera

Sore itu, supir sudah kami antar ke rumahnya. Seharusnya, kami langsung kembali ke rumah, tapi kami memutuskan berputar sedikit. Cari yang 'dingin-dingin' (secara disini panas banget bo). Teringat es teler tarang di deket rumah Mba ini, kami memutuskan berbalik arah ke Lapang Nesu. Baru nyampe, udah di telepon si Mba, yang langsung mendorong kami untuk tidak mencoba-coba bereksperimen sama makanan di tempat itu. Gak enak. Gitu katanya.

Yo wes, tawaran lebih menarik diberikan, buat makan di PeceBene. Makan di atap gitu, eh di lantai paling atas, udah kayak atap-atap di film Hongkong gitu deh. Sapa yang mau nolak dong hay. Secara, aku lagi pengen makan di tempat yang rada manusiawi (ha!).

Ngebel, naik tangga, dan langsung disamper sama papan berdiri. Maksudnya papan tulis yang dipegang oleh yang berdiri. Soalnya menunya ada disitu. Pilihanku Pasta Tuna Rogout, yang lain mencoba Chef Salad dan sesuatu dengan bayam aku lupa.

Tapi ada menu ekstra rupanya, tuna sesuatulah, yang kemudian aku namakan tuna jera. Maklum, gak inget namanya. Rasanya? Jangan tanya. Untuk seluruh makanan, aku sampai lupa ada dimana. Secara beberapa hari di sini, semua pasti pedas, kering, tapi "penuh" gitu deh, inimah kayaknya lupa narok bumbu. Plain se-plain-plain-nya. Persis makanan jaman sekolahan dulu.

Nah, kalo tuna jera, bukan cuman "rasanya" yang butuh interpretasi sendiri, tapi juga efek yang dikasih ekstra spesial deh. Soalnya sesudah makan, tinggal tunggu beberapa menit, muka dan seluruh bagian badan memerah. Sa' merah-merahnya. Terus badan menghangat. Jantung lebih berdebar. Puyeng. Terakhir, mulut agak kebas. Untuk yang ini, bersyukur banget deh. Akhirnya sariawan-sariawan yang lama bertengger bisa tidak aku rasakan. Hurray.

Mau coba? Silahkan mampir kesini, jangan lupa bawa CTM dengan Panadol sebagai penangkal tangguh. Aku sih cukup berterimakasih kalau harus coba Tuna Jera lagi. Tapi untuk main kesana lagi mah mau banget. Secara tempatnya enak banget, nyaman, tersembunyi, dan punya kursi mirip di Potluck (ampun deh). Tapi kali ini, saya minta wine aja ya. Hmmmm...enaknya

(tunggu deh foto2nya ya)