24.1.06

Pertemuan

Dalam hidup kita bertemu berbagai orang, terkadang ada pertemuan yang memang direncanakan, ada yang tidak direncanakan. Pada pertemuan yang direncanakan, kita sudah tahu akan bertemu siapa. Orang itu bisa sudah kita kenal sebelumnya, bisa juga belum kenal. Kalau belum kenal, setidaknya kita tahu namanya. Tidak jarang, kita sudah cari tahu sana sini tentang orang yang akan kita temui.

Bertemu orang baru, buat aku selalu menyenangkan. Ada 1001 hal yang bisa terjadi. Kalau harus disederhanakan, ada tiga respon yang mungkin muncul. Aku ngerasa orangnya asik, aku ngerasa orangnya menyebalkan superduper, atau aku gak ngerasa sesuatu yang khusus.

Orang sering bilang pertemuan pertama itu segalanya. Iya kali untuk pertemuan wawancara kerja yang pastinya dipersiapkan habis-habisan. Iya juga untuk pertemuan kencan pertama, baik dengan orang yang sudah dikenal maupun belum dikenal.

Tapi, seberapa tahu bahwa pertemuan itu akan punya dampak pada hidup kamu? Kalau saja kamu tahu bahwa pada pertemuan itu kamu akan ketemu belahan jiwa, apa yang akan kamu lakukan? Atau, apa mungkin ada pertemuan yang membuat seseorang sadar, bahwa dia baru aja ketemu pasangan jiwanya?

Aku berpikir pertemuan itu hanyalah sebuah pertemuan pekerjaan biasa. Memang itu pertemuan pertama, wajarlah kalau belum saling kenal. Hanya saja, berhubungan bukan pertemuan wawancara aku tidak buat persiapan khusus, biasa saja. Tidak. Tidak ada kesan khusus, tidak ada upaya lebih untuk tahu lebih banyak, tidak ada hal lain-lain kecuali itu hanyalah sebuah pertemuan biasa yang cukup aneh lebih karena isi percakapan pertemuan tersebut.

Tidak pernah terbayang, bahwa pertemuan tersebut mengantar aku bertemu seseorang yang, kemudian, punya pengaruh besar dalam hidupku. Aku belajar banyak darinya. Aku juga menerima banyak darinya, dan juga belajar untuk memberi. Aku mengenal banyak hal darinya, dari yang biasa sampai yang bikin aku senyam senyum dan juga bikin aku menangis dan marah. Aku menjadi lebih bahagia. Apa arti pertemuan tersebut buat dia? Entah. Aku? Bersyukur boleh bertemu.

Satu hal yang pasti, aku jadi ingin terus berharap yang terbaik untuknya. Supaya dia mampu mewujudkan mimpi-mimpinya dan punya segudang energi untuk terus berkarya. Aku juga berharap, supaya dia terus bisa merasakan kasihNya yang berkelimpahan itu.

Selamat ulang tahun, Bang.

Image hosting by Photobucket