9.7.05

Logika atau Rasa?

Kenapa dua orang memutuskan menikah? Entahlah, masih misteri untuk aku yang belum menikah ini. Kemarin, temanku bilang, pada akhirnya dia menikah karena pertimbangan logika dan bukan cinta. Karena cinta itu, menurut dia, ada antara dia dan salah seorang mantannya.

Betul ya?

Image hosted by Photobucket.comPantesan saja, banyak film atau buku yang memunculkan bagaimana cinta bisa mengatasi segala hal. Ujung dari film atau buku tersebut adalah dua orang yang jatuh cinta itu akhirnya berpacaran atau menikah. Mungkin cerita seperti itu begitu banyak karena pada dunia nyata, hal itu memang tidak terjadi? Tidak perlulah disebut judul-judul film seperti itu. Terlalu banyak. Dari yang udah sehari mau menikah dengan entah siapa itu, akhirnya batal karena bertemu entah orang baru atau mantan pacar. Apapun yang kemudian menegaskan bahwa cinta akan menemukan jalan dan sebuah hubungan terjadi karena cinta.

Itu semua akhirnya memang hanya di dunia khayalankah? Betulkah akhirnya memang logika yang lebih bermain waktu seseorang memutuskan menikah (eh, dua orang dong ya yang memutuskan menikah).

Pertimbangan logis, aku pikir selama ini memang perlu, tapi aku masih menginginkan cinta menjadi motivasi untuk menikah.

Ngaco ya?