28.4.05

Gak Dijadwal Tuh

Di Bakoel Koepi Cikini, tempat favorit untuk nongkrong dengan tenang, aku dan Lusi sampai ke obrolan soal jadwal. Kami berdua sama-sama sulit mengontrol esmosi kalau sudah berhubungan dengan perubahan jadwal.

Aku musti mengakui, sikap seperti ini terkadang terlalu mengada-ada, cuman sulit sekali berubah. Jadwal yang berubah gara-gara suatu hal kecil, entah harus mengantar orang, entah karena menunggu orang tidak kunjung tiba, entah karena hambatan lain, bisa membuat aku uring-uringan, padahal bisa jadi kegiatan setelah itu "hanya" mau jalan-jalan ke toko buku *itu juga gak penting-penting amat, tidak ada yang mau dibeli secara khusus, hanya mau liat-liat dong*. Padahal memang sih, setelah itu aku masih bisa tetep ke toko buku, tapi biasanya malah gak jadi cuman gara-gara suasana hati, sudah berubah! Kesal sekali. Bahkan terkadang, perubahan itu hanya sekedar mundur 5 menit, apalagi kalau ternyata perubahan itu gara-gara diri sendiri. Misalnya mau bangun jam 6 tiba-tiba bangun jam 7, bukannya mempercepat persiapan, malah jadi kesel dan biasanya jadi lebih terlambat.

Untungnya ternyata, menurut aku dan Lusi, itu berarti gak aneh-aneh banget. Karena setidaknya aku tidak sendiri, Lusi juga kan *pembenaran...pembenaran*. O ya, buat aku itu juga tidak terbatas pada waktu, perubahan ini juga perubahan pada alat bantu. Misalnya, aku sudah membayangkan bekerja di kamarku dengan komputerku, biasanya kalau ada gangguan, biarpun bisa kerja di tempat lain, pakai komputer/ laptop lain, aku sudah uring-uringan duluan. Aku sudah membayangkan pakai baju yang biru, tiba-tiba tercuci tidak sengaja, walaupun ada baju-baju lain, itu juga bisa bikin uring-uringan.

Dan, seminggu ini, begitu banyak hal yang membuat aku uring-uringan karena semua orang tampak bersengkongkol untuk membuat aku kesal.

Dipikir-pikir... kelakuanku cukup sakit juga ding. Jadi, ati-ati aja untuk bikin perubahan dengan aku, entar mengaum lagi...AUUUMMM...

Lihat saja tulisanku yang lain, yang berhubungan dengan jadwal

ps: listrik lancar, berkat omelan-omelan tiada henti ke PLN pusat di Bandung, jadi sekarang sudah bisa menikmati kamar di Bandung yang nyaman ini,