4.2.05

Taat


Waktu kecil, aku ingat dengan nasihat untuk taat kepada orang tua, taat kepada guru di sekolah dan taat-taat yang lainnya, termasuk, tentu saja, taat kepada Tuhan.

Kok aku merasa, taat itu juga dekat dengan kata takut. Taat kepada orang tua harusnya tidak berarti takut kepada orang tua kan. Aku tidak begitu suka konsep aku taat karena ketakutan, justru karena rasa hormat dan rasa sayang aku pada mereka. Taat kepada Tuhan juga sering diidentikan dengan takut. Dengan pemikiran yang sama, aku juga tidak begitu suka membayangkan aku harus takut kepada Tuhan, tidak dalam pengertian takut Tuhan melakukan sesuatu yang buruk, juga tidak dalam pengertian takut lainnya.

Hanya saja, aku tahu, aku harus terus belajar taat pada Tuhan, karena hormatku dan karena aku mengasihi Tuhan, karena aku tahu, Tuhan berkuasa atas hidupku. Aku sadar, aku terus jatuh bangun untuk bisa taat. Betul-betul taat.

Pagi ini, sejak bangun, aku tidak mengerti kenapa, aku terus diingatkan untuk taat dan taat dan taat. Berat sekali. Tapi, aku memang harus belajar belajar taat, tanpa menunda-nunda.