3.12.04

Teman Malang


Hari ini aku dapet email lebih dari satu dari Mba Jidah. Huhuy, seneng banget loh. Ini nih temanku dari Malang. Aku bisa bertemu dia karena satu pekerjaan yang betul-betul bikin muntah, kurus, dan membuat 1001 sumpah serapah harus keluar tapi memberikan pelajaran yang tidak akan aku lupakan seumur hidupku deh *siapa bilang bekerja dengan badan nasional yang katanya elit, dan juga lembaga donor internasional yang keliatan mentereng itu menyenangkan?*

Kita "dipaksa" kenal dan akrab dalam waktu singkat. Sangat singkat. Kurang dari 3 hari, kami sudah berhubungan intens mulai dari urusan keuangan, logistik sampai banyak urusan precelan. Dalam seminggu, aku merasa sudah kenal sama mba yang satu ini dalam setahun bahkan lebih. Kami jatuh bangun, pusing kepala, kurang tidur, stress dan tentu saja ketawa ketiwi. Kita tidak terlalu "sama" wong umur berbeda, latar belakang pendidikan berbeda, latar belakang sosial budaya juga berbeda *aduh mba ini Jawa banget loh* tapi entah kenapa, rasanya langsung cocok aja, bisa kerja bareng, bisa langsung mengerti satu sama lain, tanpa harus susah payah menjelaskan panjang lebar. Sampai saat ini, kami masih saling sms atau telepon.

Berteman memang tidak ada rumusnya. Ini menurut aku. Pertemanan bukanlah suatu formula yang ditentukan seberapa sama, seberapa beda dan seberapa lama kita saling kenal. Pertemanan juga tidak bisa diukur dengan variabel-variabel dan ukuran-ukuran yang metrik, yang bisa diukur. Aku bersyukur, dalam hidupku, aku bisa bertemu orang-orang, yang dalam masa perkenalan yang singkat, ternyata menjadi teman tidak dalam waktu singkat bahkan lama.

Mba Jidah, kangen deh, mudah-mudahan aku bisa ke Malang lagi. Udah kangen Malang juga nih.

1 comment:

  1. sibutut3:27 pm

    yah..begitulah..
    tapi kalo mau tau teman2 mutan kita beraksi...lihat saja: www.sibutut.wordpress.com

    ReplyDelete