6.12.04

Senin Semangat


Senang banget!
Pagi ini tiba tiba terasa, semua itu indah.

Entah apa sebetulnya yang membuat aku begitu semangat dan senang pagi ini, sebuah kebiasaan atau sebuah perubahan ?

Aku bilang kebiasaan, karena tadi malam, aku akhirnya berhasil memaksakan diriku untuk bekerja (lagi) di Potluck. Main Kartu di PotluckMempersiapkan bahan untuk Senin pagi, sambil ditemani Maurice dan teman-temannya yang janjian ketemu untuk main kartu. Aku duduk di meja dekat mereka, sambil membaca dan menulis, aku mengintip permainan mereka, sambil tersenyum-senyum melihat yang kalah ngamuk-ngamuk, dan yang menang senyum-senyum penuh kesombongan. Eh, gak usah berpikir buruk, mereka main kartu untuk bersenang-senang, dan mereka memang bersenang-senang. Kalah atau menang itu tidak dipersoalkan, selain jadi bahan untuk cela mencela. Kembali lagi ke kalimat awal, ini adalah kebiasaan lama yang sudah beberapa waktu tidak aku lakukan, karena aku terlalu malas untuk keluar rumah. Mau tahu rasanya? Menyenangkan. Otak lancar, persiapan bahan juga selesai dalam waktu cukup singkat, bahkan aku masih sempat baca-baca majalah.

Aku bilang sebuah perubahan, karena tadi pagi, aku bangun sangat pagi. Aneh, aku bangun pagi justru di saat waktu tidurku sebetulnya tidak terlalu "baik", soalnya aku baru tidur larut malam, itupun beberapa kali terganggu adikku yang tengah mengerjakan tugas dan minta dibantu mengedit makalah yang dia buat. Suara komputer *beneran deh, CPU itu kan bersuara cukup mengganggu* dan juga suara printer terus terdengar sampai pagi hari, waktu aku bangun. Tapi ini perubahan, dari yang terbiasa bangun jam 7 sampai jam 8 (dua minggu terakhir) sekarang bangun jam 5.30 pagi. Sambil menyetir, aku merasa sukacita yang luar biasa.

Jangan-jangan, aku ini memang orang aneh. Di kala pekerjaan bertumpuk, aku malah merasa begitu hidup, tapi di kala pekerjaan sangat sedikit, malah bisa dibilang tidak ada, dan aku bersantai-santai saja, aku malah seperti orang sakit *malah pernah, waktu aku betul-betul kosong kerjaan, aku sakit sampai turun 6 kilo*. Begitu harus mulai melakukan ritual persiapan bahan dan kembali sibuk mengajar, aku merasa begitu bersemangat. Senang, aku sudah muak dengan hari-hariku di 14 hari kebelakang. Menyesakkan. Tapi pagi ini, aku merasa bahagia.

Mudah-mudahan teman-temanku yang sedang malas dan juga jenuh juga bisa semangat lagi ya. Terkadang, sebuah perubahan dari rutinitas bisa membuat kita jadi bersemangat, atau sebetulnya kembalinya kebiasaan-kebiasaan tertentu membuat kita merasa berada di jalur yang tepat lagi. Aku sih, hanya bisa mengucap syukur, duh, makasih ya Tuhan, hari ini aku boleh dikasih sukacita yang tidak aku sangka.

Jadi, tidak ada "I hate Monday" ya, selamat beraktivitas!

No comments: