11.12.04

Presentasi Kelas


Setelah dua pertemuan berturut-turut yang melelahkan (lewat sekian puluh menit dari jadwal yang seharusnya), akhirnya presentasi salah satu kelasku selesai juga. Memang sulit membuat 83 mahasiswa bekerja berkelompok dan kemudian mempresentasikan pekerjaannya. Membagi kelompok saja sudah repot, soalnya kalau terlalu banyak kelompoknya, tentu sulit untuk mengatur jadwal presentasi, sedangkan kalau kelompok terlalu sedikit berarti anggota kelompoknya terlalu banyak, sudah jelas bakal banyak "penggembira" daripada pekerjanya, kan. Apalagi jadwal presentasi terakhir, entah kenapa, melelahkan sekali. Tapi aku senang, melihat semangat (dan juga kegilaan dan keisengan) mereka.

Senang memang waktu masih harus presentasi di depan kelas, memaparkan tugas kelas. Bebannya hanyalah nilai, yang bertanya juga sebagian besar teman-teman sendiri yang pengetahuannya, walaupun tidak sama rata, bisa kita tebak *lah palingan yang nanya juga dia lagi dia lagi, pertanyaannya juga itu lagi itu lagi, kebaca deh, kecil-lah*. Tapi, lain halnya waktu sudah bekerja, presentasi di depan orang-orang yang punya beragam latar belakan dan juga beragam ekspetasi terhadap pekerjaan kita. Kadang muncul pertanyaan yang membuat kita mengangguk-angguk *oh, iya, si Bapak betul, aku harusnya melihat hal tersebut lebih dalam lagi*, atau membuat kita menggeleng-geleng *apa sih yang dia tanya, dia betul-betul tidak mengerti apa yang aku sampaikan, nih. Huh, menyebalkan*. Sudah itu, resikonya juga bukan sekedar nilai, yang kalau kecil masih bisa remedial, tetapi sesuatu yang terkadang menyangkut hajat hidup orang banyak setidaknya sebanyak pegawai di kantormu.

Jadi, buat kamu yang masih harus ngantor Sabtu ini untuk presentasi hari Senin besok, selamat bekerja ya. Pasti setimpal deh, hasil yang bakal diraih.