1.12.04

Met bobo ya

Dulu sih, aku gak ngerti ada orang yang begitu sulit untuk bisa tidur. Entah kenapa, aku ini benar benar tukang tidur sejati. Aku tidak pernah sulit tidur. Dimanapun, kapanpun, aku selalu bisa tidur. Mau di kursi empuk atau kursi kelas, mau sepi ataupun ribut, tidak masalah, kalau aku ingin tidur tinggal tutup mata, dalam beberapa menit aku sudah tertidur. Bukan itu saja, dalam waktu tidur yang 15 menitpun, aku masih bisa bermimpi! Makanya, istirahat cukup bukan merupakan masalah. Asal ada waktu kosong, aku pasti bisa tidur.

Tapi itu dulu! Beberapa waktu kebelakang ini, aku agak sulit tidur. Entah kenapa. Aku pikir mungkin karena kegiatan yang agak santai: kuliah belum semua mulai, kegiatan-kegiatan “ekstra” mulai berkurang, dan lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Denagn kata lain, badanku tidak terlalu keras bekerja. Jadi, ini lagi-lagi mungkin loh, aku tidak terlalu cape, jadinya badan masih segar bugar padahal sudah malam. Jangan-jangan, selama ini aku memang terlalu banyak kegiatan ini itu seperti yang sering dibilang orang-orang, makanya gak sulit untuk bisa tidur?

Kesal banget. Sudah tengah malam, mata sudah tertutup, tapi belum bisa tidur. Sudah pasang lagu enak dan mempersiapkan tempat tidur senyaman mungkin, tetap tidak membantu. Terkadang, bisa 1-2 jam, aku baru tertidur. Memang sih tidak pernah lebih lama dari ini *soalnya aku pasang pengatur waktu di radio, dan biasanya tertidur sebelum radio/ kaset/ CD mati*. Aku tidak suka tuh, membiarkan diri di depan televisi sampai tertidur seperti yang dibiasakan banyak orang. Kok kayaknya tidur sih tidur, tapi tidak nyenyak. Yah, sebetulnya ini sih belum separah beberapa orang, seperti Maurice dan Ina adikku, yang bisa baru tidur di jam 4 atau 5 pagi. Kalau Maurice akan menghabiskan waktu di depan televisi *tuh kan, televisi lagi*, Ina biasanya menghabiskan waktu dengan bermain gitar sambil bikin lagu *kadang menyenangkan, tapi kadang cukup ganggu kalau aku lagi juga sulit tidur*.

Beberapa orang bisa jadi bilang, ah, segitu sih belum bisa dibilang sulit tidur. Iya sih, tapi buat aku yang sebelumnya belum pernah mengalami yang namanya susah tidur, ini sangat mengganggu. Soalnya makin lama aku ngayal atau mikir ini itu sebelum tidur, semakin lama juga aku bangun pagi yang betul-betul bangun dari tempat tidur ya, bukan sekedar buka mata. Loh kok bisa? Ya bisa! Itu sih teori aku. Kalau tidurnya cepat, biasanya bangunnya juga bisa cepat, tapi sebaliknya kalau tidurnya lama, pasti bangunnya lama.

Kayaknya, badan ini harus dibuat capek banget baru deh bisa tidur enak lagi. Mudah-mudahan kamu gak mengalami susah tidur kayak aku ya.

2 comments:

  1. haa... susah tidur.
    coba setiap sore kalo senggang jogging seputaran gasibu atau sabuga. setelah jogging, lanjutkan exercise di tempat-tempat kebugaran. yah.. siapa tau itu membantu :).

    yep. saya bisa tidur nyenyak kalo capek.

    ReplyDelete
  2. Gw malah begadang terus mel..lagi enak tidur si ade tiba2 nangis pengen minum susu ato aer putih...haus & lapar...gmn dong :p

    ReplyDelete