22.11.04

Utak Utik


Aku ini tidak punya pendidikan (formal) apapun untuk urusan komputer, apalagi urusan utak utik gambar/ foto. Desain grafis. Setidaknya aku tahu itu nama salah satu jurusan di sekolahku dulu. Aku memang punya teman-teman disana, teman-teman menyenangkan, dan dulu suka diikutsertakan di penyusunan tugas mereka. Tapi aku memang suka sekali dengan komputer, dan juga dengan utak atik gambar/ foto. Modal nekat, dan mungkin modal sarana. Kekekek. Untunglah ada peralatan yang tepat yang bisa memudahkan hobi aku yang satu itu.

Kemarin, aku memperlihatkan ke keponakan abang, beberapa foto mereka yang aku beberapa waktu sebelumnya. Salah satu diantaranya memang sangat tidak biasa dengan jenis kamera yang aku pakai, yang itu loh, yang bisa langsung terlihat, bisa langsung ditransfer ke komputer. Penuh dengan pandangan keheranan deh menunjukkan barang seperti itu itu Itah. Ya udah, sore itu, aku putuskan untuk bermain-main sedikit. Aku mengajak Itah dan Shifa untuk mengotak-utik foto yang aku buat, aku coba oprek foto mereka, beri latar belakang baru, potong sana sini, diperbesar, diperkecil, ditambahi ini itu, dihilangi ini itu.

Seru juga melihat reaksi mereka. Aku memang beruntung bisa mempelajari itu sendiri karena semua (kebetulan) tersedia di hadapanku. Aku senang bisa bermain-main dengan mereka. Hasilnya, aku bilang aku mo bikin mereka berfoto di depan Monas yang belum pernah mereka kunjungi. Hihihi... Jadi ada utang baru nih :)

3 comments:

  1. wah, buku-bukunya banyak ya... *jadi pengen

    akhirnya bordernya hilang! good...

    ReplyDelete
  2. wah... meja-mu penuh juga dengan buku ya.. mengingatkan pada meja kerja saya di rumah yg juga penuh buku. tapi punyamu lebih tertata rapi dibanding punya saya :(

    bersyukurlah punya fasilitas yang ada untuk belajar(terutama design graphic). jadi tidak perlu main-main kerumah tetangga atau kantor tiap hari minggu untuk belajar :)

    salam untuk keponakannya. anak-anak selalu membuat hari saya penuh dengan tawa.

    ReplyDelete
  3. temans...harus jujur...itu meja abang :) bukunya, jauh lebih banyak lagi, tapi ada di rak dan tidak terfoto :)
    bukuku sendiri sebelas dua belas sih ama yang punya dia tuh, walopun beda jenis ama bacaan bapak itu :p

    ps: abang, soridorimori ye. ntar foto ruangan ini aku tarok di blog-nya deeeyy

    ReplyDelete