16.11.04

sms

Dia kaget, tiba-tiba dia mendapat sms yang tidak pernah dia sangka...
  • Aku minta tolong, jauhkan dia dari aku, buat hubungan kalian berdua dan aku juga gak mau ada diantara klian lg. smoga klian bahagia. tolong aku...
Bingung harus dibalas dengan cara seperti apa, dia memutuskan untuk membalas dengan tulisan ringan, penuh keyakinan diri dan kasih, meyakinkan pemberi sms bahwa dia tidak punya prasangka apa apa, dan juga tidak akan merusak hubungan pertemanan mereka. Ternyata masih dibalas dengan sms lain
  • Pertemanan? selama ini pun lbh dr TEMAN. aku minta maaf, udah ganggu hub.klian. Aku ga pnya cowo. cuma ada dia dan akan sll dia..
Ah? Dia kaget, apakah si dia itu adalah dia-yang-senantiasa-bersama selama beberapa waktu terakhir ini. Kok bisa begini sih? Ada apa sebenernya? Apakah ini sebuah upaya untuk menggapai sesuatu yang sudah sempat terlepas? Sebuah upaya lain untuk mendapatkan sesuatu yang sudah terlanjur berada di tempat lain?
Pemberi sms itu cuman terus menulis
  • maaf udah ganggu hubungan klian
  • aku berupa nlepas dia bener bener buat kebahagiaan kalian

dan bahwa pemberi sms tersebut

  • pgn liat kalian bahagia tp msh blm bs. berat bgt. aku bkl coba. maafin aku
Hmmm, Dia semakin bingung. Apakah ini sebuah bentuk pengakuan atau pemaksaan? Apa yang harus dia lakukan. Sebetulnya apa yang terjadi. Oh, kemanakah dia-yang-selalu-bersama? Oy, bantu aku untuk mengerti semua ini. Oh, kemanakah dia-yang-selalu-bersama yang biasanya selalu tersenyum dan selalu siap dengan 1001 komentar untuk segala sesuatunya. Oh, kemanakah dia....
Hai, itu dia, kok kusut sih?
"Hai, liat deh, ada sms aneh."
"Mana?"
"Ini nih'
Dia senang, karena dia-yang-selalu-bersama sedang bersamanya saat ini, melihat telepon genggamnya dan....
"aduh.... kamu ini gimana sih, ini kan nomor gak dikenal, salah sambung gitu, kok dipikirin dan terutama kok dibales, gak pake tanya tanya dulu!!!"
*GUBRAK*
Dia kaget, lalu mengambil telepon genggamnya, mengamati lebih baik, ups, iya, nama yang mirip tapi ini orang berbeda, ini sih teman lama yang pasti salah sms. Dia tersipu, dia malu. Dia melihat kepada dia-yang-selalu-bersama untuk bilang,"maaf ya, aku salah".
Dia memang sayang. Sayang sekali sama dia-yang-selalu-bersama itu.

No comments:

Post a Comment