22.11.04

Kita tidak sedang bercinta lagi...

Pernah denger gak orang ngomong gini,

"Enggak, gak ada apa apa, kita cuman temenan kok,"

Atau versi ini

"Gue ama dia? Kita ini udah kayak kakak adek, bukan pacaran, dia itu udah gue anggep abang/kakak/adek"

Atau versi ini

"Kata siapa kita pacaran, duh, enggak lagi, kita emang suka sharing gitu deh"

Atau versi ini

"Gue gak selingkuh ama dia kok, wong kita cuman jalan biasa aja gitu, sebagai teman"

Uiihh, aku yakin, bisa ada 1001 versi deh kalimat-kalimat yang berbeda tetapi sejenis seperti yang diatas. Apalagi kalau sering nonton acara gosip yang kemudian mengkonfirmasi hubungan seseorang manusia dengan manusia lainnya *pengakuan: iya, iya aku doyan nonton gosip, satu-satunya acara tivi yang gue tonton*.

Sebetulnya apa yang menjadi pembeda hubungan pacaran dengan hubungan pertemanan *biasa* ? Sebuah sms/ telepon dengan kata sayang, sebuah pelukan, sebuah ciuman atau sebuah hubungan coitus? Bisa jadi, semua itu menjadi ciri sebuah hubungan pacaran, atau bisa jadi semua itu bisa ada tanpa harus ada hubungan pacaran.

Jadi apakah itu akhirnya tergantung hati? Apakah aku ada "rasa" cinta atau tidak? Tetapi apakah itu berarti kemudian sebuah cinta-lah yang membedakan hubungan itu pertemanan biasa atau pacaran? Aku yakin, tidak juga ya. Seseorang bisa sangat cinta terhadap orang lain, tanpa harus dalam satu hubungan pacaran. Gimana dengan yang katanya HTI-lah, HTS-lah atau H lain yang setipe dengan itu?

Dewa bilang, kita tidak sedang bercinta lagi/ lupakan semua kenang nostalgia/ kini kita hanya berteman saja/tak ada ikatan tali cinta! Gampang ya pembatasannya. Sekarang gimana untuk bilang, kita tidak sedang pacaran lagi... tapi untuk urusan hati, urusan rasa, silahkan diatur oleh masing-masing pihak, sendiri-sendiri.

1 comment:

  1. hiks.. hiks.. menyedihkan nih kisahnya. btw, aku gak ngerti banyak deh soal cinta.

    ReplyDelete