3.8.04

mundur sejenak

Berat memang, waktu harus mengambil jarak dari orang yang disayang, untuk memberi kesempatan berpikir lebih jernih, mengambil keputusan yang terbaik bagi orang orang yang disayang. Memberi kesempatan menyadari hal penting dan berharga dalam hidup....

Kata orang, kita baru sadar bahwa kita kehilangan pada saat sudah terlambat. Pada waktu hal tersebut tidak ada lagi di sisi kita. Aku tidak mau, aku baru menyadari bahwa dia berharga, setelah semuanya berakhir. Lebih baik ambil jalan berat, dengan mundur sejenak.

Mudah-mudahan akhir terbaik yang menunggu....

3 comments:

  1. menyadari bahwa dia berharga selagi masih disisi.. ini berarti kita mencintainya setiap waktu? setiap detik? setiap hembusan nafas? setiap kejapan mata? sepertinya sulit yah, kak? :)

    katanya kan kalo mencintai seseorang adalah bukan dengan menggenggamnya erat-erat, tapi justru membuka tangan kita lebar-lebar dan membiarkan dia memilih untuk tinggal atau pergi...
    jadi inget Butterfly nya Mariah Carey..

    anyway, be tough yah, kak.

    ReplyDelete
  2. kak, aku link ke blog aku yah? :o)

    ReplyDelete
  3. huhu sama,,, tapi ak dah terlanjur hancur..."kata orang"
    tapi mundur sejenak untuk ber pikir memeng pilihan tepat.

    ReplyDelete