13.7.04

Planologi

Ternyata, selama ini, aku gak bernah bener bener berpikir lebih banyak tentang jurusan yang aku ambil, aku pelajari selama 4,5 tahun. Apa sih planologi?

Nama planologi sendiri rasanya menimbulkan berbagai interpretasi. Tidak jarang ada calon mahasiswa (atau malah sudah terjebak menjadi mahasiswa planologi) yang berpikir kalo planologi adalah ilmu tentang tumbuhan (yang aku yakin ditebak dari kata plan dan dimirip-miripkan dengan plant), atau ilmu tentang planet (lagi lagi dengan melihat kemiripan antara plano dan planet). Saya harus mengucapkan turut berdukacita, karena mereka jelas jelas akan terhenyak begitu tahu apa sih yang mereka pelajari di planologi itu.

Jadi apaan sih planologi itu? Gampang aja, tinggal ganti saja penyebutan planologi dengan tata kota. Pasti orang kemudian akan mengangguk-anggukkan kepala. Biasanya sih orang terus berkomentar lebih lanjut, gimana sih tata kota Bandung/ Jakarta/ dan lain lain (you name it) kok kacau balau gak keruan?

Sekarang jurusan jurusan planologi punya nama lain, mereka tidak jarang menambahkan atau menggantikan nama jurusan dengan jurusan perencanaan wilayah dan kota. Hmm, semakin jelas atau malah semakin kabur?

Kenapa juga bisa jadi semakin kabur? Soalnya, rasa-rasanya kalau mengingat reaksi dari mahasiswa-mahasiswa planologi yang berhasil dengan sukses melalui masa perkuliahan, kekaburan akan pengertian planologi semakin nyata. "gak jelas", "panjang lebar", "ilmu tentang segala macem" adalah beberapa diantara berbagai cap yang muncul untuk planologi.

Serba nanggung. Bisa jadi itu yang dirasakan oleh banyak jebolan planologi. Dibilang teknik, kok ya tidak ada rumus yang jadi acuan, tidak ada jawaban yang mutlak benar. Tapi kalau kemudian dibilang ilmu sosial,kenapa planologi ada di ITB?

Jadi sebenarnya ilmu apa sih planologi?

Aku juga lagi terpicu untuk cari tahu.
Untuk itu, terimakasih untuk seorang sahabat yang dengan begitu baiknya, mau mempertanyakan hal ini.

No comments:

Post a Comment